Pengiriman via cargo laut membutuhkan perhatian lebih dalam hal packing. Perjalanan laut yang panjang — bisa 14 hingga 20 hari — membuat barang rentan terhadap kelembaban, getaran, dan penumpukan beban. Berikut tips dari tim BJA Logistic agar barang Anda tiba dengan selamat.
1. Gunakan Kardus Double Wall atau Peti Kayu
Untuk barang yang rawan pecah atau rusak, hindari kardus biasa. Gunakan:
Pastikan kardus atau peti dalam kondisi baru atau masih kokoh. Kardus bekas yang sudah pernah basah akan jauh lebih rapuh.
2. Lapisi dengan Bubble Wrap atau Styrofoam
Barang pecah belah seperti elektronik, kaca, atau keramik harus dibungkus minimal 2–3 lapis bubble wrap. Untuk celah kosong di dalam kardus, isi dengan:
Jangan biarkan barang bisa bergerak di dalam kardus — guncangan selama perjalanan laut bisa menyebabkan kerusakan meski kemasan terlihat aman dari luar.
3. Perhatikan Proteksi dari Kelembaban
Perjalanan laut identik dengan udara lembab. Pastikan barang yang sensitif terhadap air (dokumen, elektronik, pakaian) dibungkus dengan:
4. Label dengan Jelas
Tempel label yang memuat informasi berikut di minimal 2 sisi kardus:
Label yang jelas membantu tim gudang dan awak kapal memperlakukan paket Anda dengan benar.
5. Pastikan Berat dan Volume Akurat
Harga cargo laut dihitung berdasarkan berat aktual atau berat volume (mana yang lebih besar). Rumus berat volume:
Panjang (cm) × Lebar (cm) × Tinggi (cm) ÷ 4000
Jika berat volume lebih besar dari berat aktual, maka berat volume yang digunakan untuk penagihan. Pastikan kemasan tidak terlalu besar dengan isi yang sedikit untuk menghindari biaya yang tidak perlu.
6. Konsolidasi Barang Kecil
Jika Anda mengirim banyak item kecil, lebih baik digabungkan dalam satu peti atau kardus besar daripada dikirim terpisah. Ini:
Butuh bantuan packing atau konsultasi pengiriman? Tim BJA Logistic siap membantu via WhatsApp. Kami berpengalaman lebih dari 10 tahun menangani pengiriman cargo ke Papua, Maluku, NTT, dan Sulawesi.

